Teknik Berjalan Saat Naik Gunung


DESAINART- Hallo SobatArt ! Pada postingan kali ini kita akan membahas seputar teknik saat berjalan untuk mendaki atau menuruni gunung. Ini berguna sekali kalau sobat menyukai alam dan sering muncak. Dan sangat ga ada faedahnya kalau sobat hobinya rebahan di kamar sambil kepoin ig mantan hehe

Ada beberapa teknik berjalan untuk mendaki dan menuruni gunung yang harus sobat ketahui. Yuk simak penjelasannya secar sederhana satu persatu.

Badan Tetap Lurus

Berjalan dengan badan yang lurus bertujuan untuk menyeimbangkan posisi badan yang atas dan bawah. Yang perlu diperhatikan, sobat coba pusatkan beban di area pinggang ya bukan pundak. Selain itu pastikan tumpuan saat kaki mendarat pada bagian tumit. Kaki harus sedikit membengkok dengan santai, tidak boleh lurus, dan jatuh sejajar dengan badan.

Mengambil Jarak Langkah

Ambillah langkah dengan jarak yang tidak terlalu lebar. Hal ini dikarenakan ada risiko cedera yang lebih besar dan akan sangat menguras energi. Pastikan langkah yang diambil secukupnya saja.

Saat kaki telah mendarat sepenuhnya, maka berat tubuh akan bertupu pada seluruh permukaan kaki sebelum memulai untuk melangkah pergi.

Setelah melangkah, tumpuan berat akan secara otomatis akan beralih pada kaki sebelah, dimana kaki yang akan melangkah maju menjadi tuas yang kuat untuk mendorong tubuh kedepan. Jangan lupa, gunakan kelima jari kaki untuk mencengkram pikakan sehingga keseimbangan melangkah akan didapat.

Lakukan hal ini dengan perlahan, tidak terburu-buru yang mengakibatkan kaki bekerja terlalu keras yang dapat berujung pada cedera.

Usahakan Tangan Tetap di Samping Badan

Saat berjalan usahakan tangan tetap berada disamping badan, bukan didepan pundak. Lebih baik lagi bila menggunakan Trekking Pole saat medan yang ditempuh cukup sulit untuk membantu memudahkan tumbuan beban pada tubuh.

Langkah Sejajar

Saat berjalan pada tanjakan naik, tetap gunakan langkah yang sejajar dengan bdan atas, tapi tidak membungkuk. Posisi badan agak bersandar ke depan, tapi tidak membungkuk. Porsi banyaknya bersandar adalah tergantung dari sudut kemiringan medan tanjakan.

Buat gerakan mendorong ke depan dengan kaki belakang yang lurus, sedang kaki depan menapak perlahan. Bila menggunakan trekking pole, tempatkan pada samping badan, tidak di depan, tidak juga terlalu jauh, untuk menstabilkan kesimbangan berat badan saat melangkah.

Gunakan Tumit Saat Turun

Saat menuruni tanjakan, tetap gunkan tumit dahulu saat mendarat dengan kaki yang dibengkokkan perlahan, tidak perlu lurus. Hal ini untuk menghindari terjadinya cedera pada sendi lutut.

Bila menggunakan Trekking Pole, panjangkan jangkauannya untuk memudahkan tumpuan badan saat menuruni tanjakan. Hindari kebiasaan memutas engkel kaki dengan tujuan menyesuaikan kaki dengan medan.

Nah sekian dulu ya oborolan kita kali ini tentang Teknik Berjalan Saat Naik Gunung. Hal terpenting saat naik berjalan naik atau turun gunung adalah jangan mengingat-ingat mantan. Sobat pasti tau alasannya kenapa hehe. Materi ini kita ambil dari bebeapa referensi di media sosial yang cukup menarik untuk ditulis ulang. Sayangnya kami lupa mencantumkannya. Maaf bila ada kekhilafan.

Haturnuhun sudah mampir, semoga bermanfaat.


DESAINART

Kami tidak bermaksud menampilkan data valid atau informasi lengkap, sekedar berbagi sedikit faedah saja (jika ada)

What's Your Reaction?

Kaget Kaget
0
Kaget
Suka Suka
0
Suka
Bahagia Bahagia
0
Bahagia
Sedih Sedih
0
Sedih
Bingung Bingung
0
Bingung
Marah Marah
0
Marah

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *