Siapa yang Boleh Menyembelih Hewan ?


DESAINART- Dzukaat dalam bahasa sama dengan dzabh. Qathruf mengatakan bahwa asal kata dzukaat dalam bahasa adalah tamaam (penyempurnaan). Yakni menyempurnakan kekuatan. Dzukaat adalah hati yang tajam (tajamnya hari). Dzukaat juga berarti kecepatan. Dzukaat adalah seusatu yang menjadi kuat oleh api. Tetapi yang dimaksud disini adalah dzukaat yang bermakna tamaam (penyempurnaan). Sedangkan dalam syar’i, dzukaat adalah ungkapan untuk sebuah penumpahan darah yang disertai dengan niat kepada Allah SWT.

Untuk menjadikan halal sebuah sembelihan, syariat Islam meletakkan syarat yang harus dipenuhi oleh tukang sembelih, yaitu profesionalisme (kemampuan / skill). Kemmapuan ini ada yang merujuk kepada kepercayaan penyembelihan dan ada yang kembali dalam hal-hal karakteristik fisik.

Dalam penyembelihan terdapat empat madzhab tentang profesionalisme penyembelih. Batasan dan spesifikasi ini sebagian disepakati dan sebagian lain masih dalam perbedaan diantara ulama fikih.

Pertama, syarat-syarat yang disepakati oleh semua madzhab adalah bahwasannya seorang penyembelih adalah harus seorang muslim atau ahli kitab. Penyembelih harus seorang mumayyiz (bisa membedakan baik buruk) walaupun masih anak yang belum baligh.

Para ulama juga sepakat, bahwa seorang perempuan boleh menyembelih baik dalam keadaan suci maupun tidak suci, seperti nifas dan haidh. Sedangkan penyembelihan seorang anak yang belum berakal, orang gila dan orang mabuk, maka hukumnya tidak halal.

Karena mereka itu tidak mempunyai kesadaran, kemampuan menangkap, pengetahuan dan soal penyembelihan. Selain itu mereka juga tidak bisa mengendalikan niat dan maksud tertentu karena tidak adanya kesadaran pada diri mereka.

Sedangkan orang shabiun dan samirah, para ulama berbeda pendapat. Ada yang memperbolehkan penyembelihan mereka dengan syarat mereka seusai dengan ajaran Nasrasni dan Yahudi.

Ulama yang lain berpendapat bahwa penyembelihan mereka haram secara mutlak. Karena mereka dianggap kelompok yang tidak mempunyai kitab, para ulama telah sepakat haram penyembelihan orang yang tidak mempunyai kitab termasuk paham kebatinan.

Dengan demikian sembelihan halal adalah sembelihan yang sempurna dan dilakukan oleh seorang muslim yang baligh dan berakal. Demikian juga penyembelihan ahli kitab juga diperbolehkan tetapi tentunya di bawah derajat penyembelihan seorang muslim. Terutama kita telah mengetahui bahwasannya hukum penyembelihan mereka itu berdasarkan pada pengecualian saja, bukan hukum dasar sebagaimana hukum pernikahan wanita soleh dari mereka.

Penyembelihan Non Muslim dan Non Ahli Kitab

Sedangkan penyembelihan non muslim dan non ahli kitab hukumnya tidak halal karena dianggap sebagai bangkai. Sedangkan syarat-syarat yang masih diperselisihkan oleh para ulama adalah tamyiz, penglihatan dan hal-hal yang berhubungan dengan fisik seseorang. Sebagian ulama menjadikan sebagai penghalang untuk menjadikan halal dan sebagian yang lain memperbolehkan.

Sedangkan status kesolehan beragama, para ulama sepakat dengan kehalalan penyembelihan. Seperti penyembelihan seorang muslim yang meninggalkan sholat dan minum khamar, hanya karena maksiat dan bukan keyakinan dengan kebolehannya.

Tetapi jika itu sebagai akidah seperti para pelaku bid’ah maka para ulama sepakat dengan kekafiran mereka, sehingga sembelihan mereka tidak sah. Sebagaimana pengikut aliran kebatinan, masuniyah, sekularisme, babiyah dan aliran zindiq lainnya.

Ulama golongan seperti Muktazilah dan Jabariyah, para ulama sepakat dengan kekafiran mereka, sehingga ada yang menghalalkan penyembelihan mereka dan sebagian yang lain mengharamkannya karena mereka dianggap kafir. Setiap orang mempunyai pendapat sesuai kemampuan berpikirnya.

Referensi :
Ensiklopedi Halal Haram dalam Makanan dan Minuman karya Dr. Kamil Musa


DESAINART

Kami tidak bermaksud menampilkan data valid atau informasi lengkap, sekedar berbagi sedikit faedah saja (jika ada)

What's Your Reaction?

Kaget Kaget
0
Kaget
Suka Suka
0
Suka
Bahagia Bahagia
0
Bahagia
Sedih Sedih
0
Sedih
Bingung Bingung
0
Bingung
Marah Marah
0
Marah

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *