DESAINART- Hallo SobatArt! Apa kabar? Mudah-mudahan selalu diberikan kesehatan oleh yang Maha Kuasa (Aamiin). Pada postingan kali ini kita akan bahas tentang Permainan Tradisional. Melalui web ini saya berharap dapat memberikan akses kepada para pengunjung (terkhusus generasi millenial) untuk mengenali dan mengapresiasi kebhinekaan sebagai bentuk kekayaan budaya bangsa Indonesia.

Semua itu harus kita rawat di tengah sikap hidup pragmatis yang sedikit demi sedikit mengikis nilai-nilai luhur bangsa Indonesia. Mudah-mudahan rubrik tentang keragaman kultur di Indonesia ini bisa konsisten setiap pekannya diposting, dengan harapan dapat bermanfaat untuk Bangsa Indonesia.

Nah, untuk postngan yang pertama kita akan bahas tentang peramainan Hompimpa atau Gambreng. Sobat tau atau penah main tentang permainan ini? Kalau pernah berarti sudah waktunya nikah ya !

Hompimpa

Hompimpa atau Gambreng adalah salah satu permainan tradisional Nusantara. Dalam budaya Jawa, Hompimpa dilakukan sembari mengucapkan “Hompimpa Alaium Gambreng”. Dalam budaya Betawi, Hompimpa diucapkan dengan kalimat “Hompimpa Alaium Gambreng, Mpok Ipah Pakai Baju Rombeng”. Kalau di tempat saya “Hompimpa Alaium Gambreng, Mak Lampir Pakai Baju Rombeng”. Bisa jadi dengan dasar itulah permainan Hompima disebut juga dengan permainan Gambreng. Nah, kalau di daerah sobat apa bagaimana kalimatnya?

Pelaksanaan

Permainan Hompimpa biasanya dilakukan untuk mengawali berbagai permainan lainnya. Hompimpa diucapkan sambil meletakkan tangan saling berhimpitan. Masing-masing anak akan membalikkan tangan mereka menjadi telapak tangan yang putih atau tidak membalikannya. Kemudian akan di cari warna mana antara telapak tangan dan punggung tangan yang paling sedikit, biasanya itu yang akan menjadi pemenang.

Aturan

Permainan Hompimpa memliki aturan, yaitu pemain harus cepat dan serentak. Jika ada yang terlambat atau terlalu cepat, permainan harus diulangi kembali. Ketika tangan diangkat ke atas untuk dibalik atau tidak, para pemain akan mengucapkan “hompimpa alaium gambreng”. Permainan ini dilakukan oleh lebih dari dua orang.

Nah, jika yang bermain hanya dua orang, masing-masing permain akan mengeluarkan jari kelingking, telunjuk atau ibu jari, sesuai keinginan. Hal ini juga dilakukan secara serentak agaar tidak ada kecurangan. Jika jari telunjuk bertemu ibu jari, yang mana menang adalah ibu jari. Jika ibu jari bertemu dengan kelingking, yang menang adalah kelingking. Jika telunjuk berjumpa dengan kelingking, yang menang adalah telunjuk. Jka telunjuk bertemu telunjuk permainan dianggap seri dan harus diulang kembali. Demikian juga jika kelingking bertemu kelingki atau ibu jari bertemu ibu jari.

Tujuan

Tujuan dari permainan ini adalah agar para pemain dapat dengan mudah menentukan siapa yang akan menjadi pemain pertama dalam suatu permainan. Dengan kata lain, hompimpa dilakukan untuk memilih starter atau pemain pertama.

Sekian postingan kali ini seputar tentang permainan Hompimpa, apa nama permainan ini di daerahmu dan bagaimana cara mainnya. Bisa sharing di kolom komentar ya.

Materi dipostingan ini di nukil dari Buku Permainan Tradisional Anak Nusantara yang dikeluarkan oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikbud. Ada kritik, saran dan atau masukan, monggo sharing dikolom komentar.

Haturnuhun sudah mampir, semoga bermanfaat 🙂


What's Your Reaction?

Kaget Kaget
0
Kaget
Suka Suka
0
Suka
Bahagia Bahagia
0
Bahagia
Sedih Sedih
0
Sedih
Bingung Bingung
0
Bingung
Marah Marah
0
Marah
DESAINART

Blog ini tidak bermaksud menampilkan data-data valid atau informasi lengkap, tapi kami mengajak siapa saja yang singgah disni, melihat hal-hal keseharian dengan lebih sederhana, santai, wajar bahkan jenaka, tetapi tetap menemukan kedalaman.

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *