DESAINART- Kentut merupakan cara alami tubuh untuk membuang limbah tubuh yang berupa gas. Menurut American College of Gastroenterology, rata-rata manusia mengalami kentut sebanyak 10 hingga 20 kali sehari. Namun, tidak semua kentut memilii suara dan berbau busuk. Banyak faktor yang menyebabkan kentut bau busuk, salah satunya yang paling umum ialah makanan.

Mengeluarkan kentut yang berbau tidak sedap tentu akan sangat mengganggu. Aromanya yang menusuk hidung bisa membuat sobat atau orang disekitarnya merasa tidak nyaman.  (HalloSehat.com).

Nah, pada kesempatan ini kita akan membahas 3 topik penting dalam kentut (hehe). Yang pertanya penyebab kentut berbau busuk, kedua bunyi kentut kok bisa beda. Ketiga tips supaya kentut tidak bau lagi (pencegahan). Kalau masih bau, jangan di bagi-bagi ya isep sendiri aja hehe

5 Penyebab Kentut Berbau Busuk
  • Intoleransi makanan
    Produk olahan susu dan karbohidrat simpel bisa membebani bakteri pencernaan. Hal ini dapat menghasilkan bau kentut tidak sedap.
  • Kanker Kolon (Usus Besar)
    Menyebabkan adanya polip atau tumor. Meski jarang, tumor membuat bau tidak sedap saat kentut. Segera priksakan diri jika kentut berbau, diiringi dengan nyeri perut, pembengkakan abdomen dan BAB berdarah.
  • Makanan Tinggi Serat
    Dicerna lebih lama sehingga gas yang dihasilkan lebih banyak, contoh brokoli asparagus dan kol.
  • Obat Antibiotik
    Beberapa obat antibiotik berpengaruh pada bakteri pengurai saluran cerna dan menyebabkan bau kentut.
  • Sembelit
    atau konstipasi, membuat kotoran menumpuk di usu besar. Kentut berbau tidak sedap karena gas melewati kotoran dalam usus.
Kok Bunyi Kentut Bisa Beda ?

Pertama, perlu di sdari bahwa kentut adalah hal normal yang dilakukan yang dilakukan oleh semua orang termasuk kamu dan aku eh kita, eh pokoknya itu lah.

Namun, tidak semua kentut sama. Ada yang tidak memiliki suara tapi bau busuknya sangat tajam, ada juga bunyinya sangat keras tapi tidak berbau. Seperti dijelaskan diawal, bahwa kentut sendiri sangat dipengaruhi oleh makanan yang kita konsumsi sehari-hari.

Suara kentut dipengaruhi oleh kecepatan dorongan gas dari dalam perut untuk keluar juga ukuran dan bentuk lubang anus.

Ketika kita menahan kentut, lubang anus akan dipaksa untk menutup sehingga gas akan keluar sedikit demi sedikit. Akibatnya, kentut akan berbunyi nyaring dan keras.

Berbeda jika kita dalam keadaan rileks, maka lubang anus akan terbuka lebar dan membuat gas lebih mudah keluar. Suara yang dihasilkan cenderung lebih kecil dan bahkan bisa juga tidak sadar sama sekali.

Intinya besar dan kecilnya suara kentut seseorang itu dipengaruhi oleh keadaan anusnya masing-masing. Yang paling penting, jangan suka menahan kentut ya, langsung hempaskan aja hehe

Tips Pencegahan Agar Kentut Tidak Berbau Busuk

Berikut adalah cara-cara yang bisa dilakukan untuk mencegah kentut bau busuk. Simak baik-baik ya.

  • Makan sedikit-sedikit untuk membuat pencernaan tetap dalam keadaan sehat.
  • Menghindari atau mengurangi makanan pemicu, yakni makanan yang tidak bisa di cerna tubuh.
  • Menghindari makanan yang berbau alami seperti bawang-bawangan serta kembang kol.
  • Makan pelan-pelan agar tidak terlalu banyak gas yang masuk ke dalam perut.
  • Minum air yang banyak untuk mengeluarkan zat sisa dan gas dalam tubuh.
  • Menghindari minuman bersoda yang bisa menghasilkan banyak gas di perut.
  • Makan amakanan yang mengandung probiotik (contoh yoghurt) untuk membantu memulihkan bakteri baik di dalam usus sehingga bisa memperbaiki pencernaan.

Demikian postingan kali ini tentang kentut, saya pastikan saat nulis postingan ini kentut tetapi tidak berbau, Bisa jadi karena di hirup sendiri 😀

Haturnuhun sudah mampir semoga bermanfaat.


What's Your Reaction?

Kaget Kaget
0
Kaget
Suka Suka
0
Suka
Bahagia Bahagia
0
Bahagia
Sedih Sedih
1
Sedih
Bingung Bingung
0
Bingung
Marah Marah
0
Marah
Hamdan Haqiqi

Bukan siapa-siapa, dan tidak punya pengaruh apa-apa, hanya manusia yang sedang berusaha berkarya. Mari saling sapa, bertukar kata dan berbincang tentang banyak hal dengan seksama.

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *