DESAINART- Sejarah Indonesia penuh dengan perjuangan menentang bangsa asing. Berabad abad lamanya bangsa Indonesia berjuang untuk mengusir, dan melenyapkan penjajahan dari tanah airnya. Kemerdekaan yang telah dicapai oleh bangsa Indonesia tidak diperoleh sebagai hadiah, melain-kan diperoleh dengan perjuangan yang sangat mahal, yakni dengan harta benda jiwa dan raga. Bahkan beribu-ribu patriot yang mencintai tanah air dan bangsanya rela berkorban gugur sebagai pahlawan. Bangsa yang kuat dan jaya adalah bangsa yang tidak mudah patah semangat, bangsa yang tahu menghormati dan menghargai jasajasa pahlawannya.

Bangsa Indonesia merasa bangga karena mempunyai pahlawanpahlawan yang gagah berani, yang banyak bertebaran di seluruh nusantara. Salah satunya seorang dari pahlawan-pahlawan yang gagah berani itu adalah seorang wanita, seorang ibu, seorang pejuang wanita yang gigih bertempur melawan pasukan-pasukan penjajah dalam perang Diponegoro. Pahlawan tersebut bernama Kustiah Wulaningsih Retno Edi 1 ), namun lebih dikenal dengan sebutan Raden Ayu Ageng Serang atau Nyi Ageng Serang.

Nyi Ageng Serang, sebagai pejuang wanita yang berjiwa nasionalis tulen, berjuang sampai akhir hayatnya tanpa mengenal lelah. Dengan semangat patriot yang menjiwai seluruh kalbunya, ia berjuang untuk menentang penjajahan, ia berjuang dengan penuh semangat dan tekad kepahlawanan.

Landasan perjuangan Nyi Ageng Serang adalah berjuang melawan penjajahan, membela martabat bangsa dan tanah airnya. Ia melihat rakyat dipaksa mengikuti jejak dan perintah kaum penjajahat, tanah rumah yang disayangi, dikuasai oleh bangsa lain, hasil-hasil yang di kerjakan dengan tangan sendiri, dimiliki bangsa lain.

Rakyat petani tidak boleh lengah dalam melaksanakan pekerjaan paksa. Ditambah lagi dengan adanya sistim kontingen, monopoli dagang, kerja rodi dan lain-lain yang sangat memberatkan rakyat.

Rakyat semakin tenggelam dan kehilangan semangat. Setelah melihat sendiri kenyataan ini, timbullah keinginan untuk membangkitkan rasa Nasionalisme. Pembibitan nasionalisme dimulai dari lingkungan kecil. Di desa Serang NyiAgeng bergaul dengan rakyat sambil menyebar luaskan bibit nasionalisme, mendengungkan semangat kepahlawanan yang telah dirintis oleh ayahnya yaitu panembahan Natapraja yang berjuang melawan penjajahan, rela berkorban untuk membela rakyat dan tanah airnya. Nyi Ageng Serang telah banyak kehilangan orangorang yang sangat dicintainya seperti ayahnya saudaranya, suaminya, menantunya dan putrinya. Mereka gugur karena menentang pengaruh dan penjajahan bangsa asing. Nyi ageng serang dan keluarganya banyak memberi pengorbanan dalam menentang penjajahan bangsa asing, hidupnya penuh dengan penderitaan akibat dari pada penjajahan. Nama Nyi Ageng Serang dan keluarganya terkenal sebagai kaum patriot yang gigih menentang penjajahan.

Ketika pecah perang Diponegoro pada tanggal 20 Juli tahun 1825 Nyi Ageng Serang dan cucunya yang bernama R. Mas Papak segera memihak pada Pangeran Diponegoro. Tujuan perjuangan Pangeran Diponegoro yang luhur yaitu untuk membebaskan bangsanya dari belenggu penjajahan bangsa asing, mendapat dukungan dari segenap lapisan masyarakat. Seluruh rakyat bangkit berjuang dengan penuh kesadaran nasional membantu perjuangan Pangeran Diponegoro.

Semangat perjuangan Nyi Ageng Serang dalam membantu perjuangan Pangeran Diponegoro mempunyai arti yang penting. Karena pengalamannya serta kemantapannya menentang penjajahan Belanda. atas persetujuan Pangeran Diponegoro Nyi Ageng Serang diangkat sebagai penasehat umum.



Jika sedang menghadapi pertempuran dengan musuh. Nyi Ageng Serang pasti berada di garis depan duduk di atas kudanya memimpin pasukan dan selalu mendampingi cucunya yang gagah berani, mengawal panji-panjinya yaitu Bendera Pusaka “Gula Kelapa” berwarna merah dan putih. Yang dilibatkan pada tombak pusaka. Tidak ketinggalan pula selendang pusaka lambang keperwiraan Nyi Ageng Serang yang selalu diselipkan pada tombak pusakanya. Garis pertahanan yang telah diwujudkan oleh pasukan Nyi Ageng Serang terkenal dengan sebutan “Long march Puteri Serang”.

Sangat mengagumkan keberanian dan semangat perjuangan Nyi Ageng Serang sebagai seorang wanita yang sudah lanjut usianya, namun dengan gigih terns bertempur di medan-medan perang melawan pasukan Belanda yang persenjataannya jauh lebih modern dan lengkap. Di samping itu Nyi Ageng Serang selalu memberi semangat kepada prajurit, pemuda-pemuda. serta memberi nasehat-nasehat dan petunjuk-petunjuk, karena Nyi Ageng Serang pejuang wanita yang ahli siasat perang.

Keberanian dan kepahlawanan Nyi Ageng Serang ternyata mempunyai arti yang penting dalam perjuangan Pangeran Diponegoro untuk membangkitkan semangat patriot bangsa, kesadaran nasional, dan menjadi suri tauladan bagi para prajurit pada masa itu, maupun untuk generasi muda penerus bangsa Indonesia sebagai tulang punggung negara. Semangat perjuangan dan kepahlawanan Nyi Ageng Serang tumbuh berkembang di mana-mana diseluruh Nusantara.

Pejuangpejuang wanita bangkit berjuang untuk membela martabat bangsa dan negaranya. sesuai dengan keadaan tempat dan waktunya. seperti :

Martha Christina ( – 1818).
Tjut Nyak Dien ( 1850 – 1908).
Tjut Nyak Meutia (1870 – 1910).
Maria Walanda Maramis (1872 – 1924).
Nyi Ahmad Dahlan (1872 – 1946).
R.A. Kartini (1879 – 1904).
Dewi Sartika ( 18 84 – 194 7).
H. Rasuna Said (1910 – 1965).

Perjuangan pahlawan-pahlawan itu tetap menjadi sumber inspirasi bagi rakyat Indonesia yang mencintai kemerdekaan untuk membangun masyarakat yang adil dan makrnur.

Wanita Indonesia merasa bangga karena mempunyai srikandi, pahlawan pejuang wanita yang mempunyai saham turut berjuang menegakkan kemerdekaan. Oleh karena jasa-jasa dan perjuangannya maka patut ia mendapat penghargaan dari bangsa dan negara.

Atas jasa-jasa dan perjuangan Nyi Ageng Serang, yang dengan gigih telah turut serta dan memimpin pasukan-pasukan di medan perang bertempur melawan penjajahan Belanda oleh pemerintah Republik Indonesia Nyi Ageng Serang dianugerahi gelar Pahlawan Nasional dengan Surat Keputusan Presiden tanggal 13 Desember 1974 No. 084/ Th. 1974.3).


What's Your Reaction?

Kaget Kaget
0
Kaget
Suka Suka
0
Suka
Bahagia Bahagia
0
Bahagia
Sedih Sedih
0
Sedih
Bingung Bingung
0
Bingung
Marah Marah
0
Marah
DESAINART

Blog ini tidak bermaksud menampilkan data-data valid atau informasi lengkap, tapi kami mengajak siapa saja yang singgah disni, melihat hal-hal keseharian dengan lebih sederhana, santai, wajar bahkan jenaka, tetapi tetap menemukan kedalaman.

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *