Memaknai Kembali Arti Kehidupan

Hidup ini tergantung bagaimana cara kita memaknainya


DESAINART- Dalam memulai postingan kali ini, saya ingin mengajak merenungkan pertanyaan-perntanyaan berikut.

Pernahkah sobat merasa sangat jenuh san bosan dengan apa yang kita jalani. Hingga akhirnya kita malas bekerja, masalah belajar, dan malas beraktifitas? Pernahkah sobat sangat merindukan hari-hari libur dan membenci hari senin, karen harus memulai untuk bekerja kembali. Pernahkah sobat (bagi yang sudah bekerja), fustasi karena tidak juga naik gaji, pangkat atau jabatan. Pernahkah sobat mendapat tugas tambahan dan membuat merasa sangat terbebani dengan semuanya?

Jika jawaban sobat SERING, maka sobat perlu mereflesikan ulang dengan merenungkan arti hidup ini. Saya pernah mengalami hal tersebut dan saya coba merumuskan secara ringkas melalui gambar dibawah ini.

Mari terus berkontribusi dengan terus menebar manfaat kepada orang lain.

Manusia dalam hidupnya ada 3 kelompok, yaitu hidup diartikan sebagai pekerjaan, karir dan panggilan. Tiap kelompok tersebut kemudian dapat dipilah berdasarkan 4 faktor utama sesuai kebiasaan mengartikan hidupnya. Yaitu, motivasi, bekerja sebagai, harapan dan pencarian.

Jika sobat memandang hidup ini hanya sebagai pekerjaan, maka akan sulit melakukan aktivitas dengan Enjoy (enak/nyaman), Easy (ringan), Excellent (unggul) dan Earn (untung). Beraktivitas dengan penuh kebosanan, tanpa semangat, menunggu akhir pekan agar bisa liburan. Maka, hidup menjadi kurang bermakna, hanya berputar dari satu aktivitas ke aktivitas lain yang rutin dan membosankan.

Jika kita memandang hidup sebagai karir. maka tentu kita dapat melakukan aktivitas engan Enjoy, Easy, Excellent, dan Earn. Hanya masalahnya, jika tidak mendapatkan kekuasaan dan kebanggan seperti jabatan, popularitas, maka akan bisa frustasi dan stress. Biasanya akan selalu merasa kurang di hargai.

Saya coba merumuskan bahwa mengartikan hidup yang sangat baik adalah dengan memandang hidup sebagai Panggilan. Kita diciptakan oleh Allah sebagai Khalifah, utusan-Nya untuk membuat dunia lebih baik. Segala yang kita lakukan bermakna dan kita maknai sebagai ibadah dan pengabdian kepadaNya.

Sehingga ketika kita mendapatkan tugas tambahan apapun, kita tidak menganggapnya sebagai beban tetapi sebagai kesempatan untuk beramal lebih baik dan lebih banyak dan yang paling penting adalah kesempatan untuk berbagi dan memberi manfaat sebesar-besarnya untuk manusia dan lingkungn.


What's Your Reaction?

Sebel Sebel
0
Sebel
Kaget Kaget
0
Kaget
Suka Suka
0
Suka
Bahagia Bahagia
0
Bahagia
Sedih Sedih
0
Sedih
Bingung Bingung
0
Bingung
Marah Marah
0
Marah
Desainart Project
Kita akan bersama dalam waktu yang lama, entah seberapa lama. Namun kita tak akan berpisah sebelum kata terakhir tuntas kita eja dengan seksama. Selamat Membaca !

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *