Belajar Dari Pengalaman

Pengalaman hidup telah mengajariku bahwa orang yang berlebih-lebihan dalam menampakkan kesalehan, pasti dia sedang menutupi keburukannya.


Alkisah, seorang pria yang baru pulang kerumahnya dikejutkan oleh suara tangisan istrinya. Di tanyakan sebabnya, istri menjawab, “Burung-burung di atas pohon itu sering melihatku tanpa hijab dari jendela. Aku takut dihitung sebagai maksiat”.

Mendengar jawaban itu, sang suamiterenyuh oleh ketaatan istrinya. Dia cium kening sang istri shalehah lalu keluar kamar. Dengan sigap dia ambil kapak lalu dia tebang pohon besar di pekarangannya.

Seminggu setelah itu dia pulang lebih awal. Betapa kagetnya dia mendapati istrinya tidur dengan laki-laki lain. Hancur hati sang suami. Dia ambil barang-barang seperlunya lalu pergi sejauh mungkin dari kotanya.

Sampailah dia di suatu kota. Terlihat khalayak ramai berkumpul di depan istana kerajaan. Dai bertanya kepada salah satu orang di situ. Jawabnya, “Harta kerajaan kemalingan”.

Tidak jauh dari keramaian itu ada seorang kakek bersurban dan berjubah jalan berjinjit. Hal itu menarik perhatiannya. Dia bertanya lagi kepada orang di situ, “Mengapa kakek itu berjalan seperti itu?” Orang di situ menjawab, “Beliau itu Syeikh kota ini. Beliau selalu berjalan seperti itu agar jangan sampai menginjak semut atau satwa apapun di bawah kakinya”. 

Mendengar jawaban itu, sang pria meminta agar segera dihadapkan kepada sang raja. “Aku sudah menemukan pencurinya”, kata sang pria.

Dihadapan sang raja pria itu bilang, “Syeikh itulah pencuri harta kerajaanmu”. Syeikh itu pun di panggil. Setelah terjadi penyelidikan dan persidangan, akhirnya syeikh pun ditangkap dan dijebloskan ke penjara.

Raja berterima kasih kepada sang pria. Kemudian raja bertanya, “Bagaimana kau bisa tahu bahwa Syeikh pencurinya?”. Sang pria berkata, “pengalaman hidup telah mengajariku bahwa orang yang berlebih-lebihan dalam menampakkan kesalehan, pasti dia sedang menutupi keburukannya”. 

Pengalaman hidup telah mengajariku bahwa orang yang berlebih-lebihan dalam menampakkan kesalehan, pasti dia sedang menutupi keburukannya.


What's Your Reaction?

Sebel Sebel
0
Sebel
Kaget Kaget
0
Kaget
Suka Suka
1
Suka
Bahagia Bahagia
0
Bahagia
Sedih Sedih
0
Sedih
Bingung Bingung
0
Bingung
Marah Marah
0
Marah
Desainart Project
Kita akan bersama dalam waktu yang lama, entah seberapa lama. Namun kita tak akan berpisah sebelum kata terakhir tuntas kita eja dengan seksama. Selamat Membaca !

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *