Apa yang Dihasilkan Dari Menulis

Senjata paling tajam di dalam menyampaikan gagasan-gagasan positif kita di dalam turut memperbaiki nasib bangsa dan negara yang tengah dalam keterpurukannya. 


DESAINART- Saya ingin mengawali postingan kali ini dengan sebuah pribahasa “Siapa menanam bakal mengetam”. Pribahasa ini ternyata bukan isapan jempol belaka. Seorang petani yang menanam padi dan merawat tanaman itu bakal memetik bulir-bulis padinya.

Seorang penanam pohon buah dan merawat tanaman itu dengan baik, bakal memetik buah-buah yang dihasilkan oleh pohon itu. Demikian pula seorang penulis. Ketika seorang penulis terus menulis dan berusaha meningkatkan kualitas karyanya bakal memetik buahnya.

Buah kerja dari seoang penulis tidak semuanya sama dengan buah kerja yang diperoleh oleh seorang petani dan penanam pihon buah. Karena di samping uang (honorarium), seorang penulis akan mendapatkan pengetahuan menulis, pula pengetahuan yang diperoleh dari buku-buku referensinya.

Banyak hasil yang diperoleh dari kerja menulis. Agar memantapkan semangat anda untuk memulai dan terus menulis, simak uraian mengenai hasil kerja menulis yang bersumber dari pengalaman para penulis senior di bawah ini.

Honorarium

Seorang penulis akan mendapatkan honorarium dari karya-karyanya, bila tidak hanya menulis salah satu jenis tulisan saja. Tidak hanya mengirimkan karya-karyanya ke satu media masaa, tetapi juga media massa lainnya. Tidak hanya menulis untuk media massa tetapi juga menulis untuk penerbit.

Bila banyak media massa dan penerbit bersedia memuat karya-karya kita, maka kita kan mendapatkan honorarium dengan jumlah lebih besar dari penulis lain. Sehingga karya-karya yang kita cipta mampu menopang kebutuhan finansial keseharian. Dengan demikian, anda dapat hidup secara layak.

Pengetahuan

Pekerjaan menulis tidak akan terlepas dari kegemaran membaca. Karenanya, selain mendapatkan pengetahuan tentang cara menulis yang kita peroleh selama berproses kreatif, kita akan memperoleh pengetahuan tambahan dari buku-buku yang kita baca.

Disamping itu, pengetahuan dapat kita peroleh melalui interview dengan nara sumber, serta pengamatan (observasi) yang kita lakukan sebelum menulis.

Kepuasan Batin

Ungkapan dari seorang penulis bahwa kerja menulis dapat memberikan kepuasan batin itu tidak dapat dipungkiri kebenarannya. Karena sesudah tulisan dapat dirampungkan dengan sempurna, seorang penulis akan merasa lega. Karena gagasan kreatifnya telah tercurahkan pada karya tulisnya.

Kepuasan batin lain yang dapat dirasakan oleh seorang penulis, apabila karya tulisnya yang dikirim ke media massa atau penerbit dipublikasikan. Karya tulisnya yang sudah dipublikasikan dibaca oleh banyak orang, dijadikan rujukan oleh penulis lain di dalam menulis naskah, serta dijadikan sumber utama oleh mahasiswa atau dosen di dalam penulisan karya ilmiah.

Popularitas

Semakin banyak karya-karya kita dibaca oleh banyak orang dari berbagai wilayah, maka nama kita akan semakin populer. Bila kita menulis puisi, kita akan dikenal sebagai penyair. Bila kita menulis cerpen, kita akan dikenal sebagai cerpenis. Bila kita menulis essai, kita akan dikenal sebagai esais. Bila kita menulis novel maka akan dikenal sebagai novelis.

Bermodalkan popularitas tersebut, kita berkesempatan untuk diundang sebagai pembicara di forum diskusi (Seminar), pemberi materi dalam acara workshop kepenulisan, atau juri cipta karya fiksi dan prosa oleh komunitas atau lembaga tertentu. Dari sana, kita kan mendapatkan pengetahuan baru baik sebagai pembicara, pemberi materi, maupun juri, serta memperoleh honorarium dari kerja yang kita lakukan.

Ikut Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

Dengan menulis secara intensif, kita akan turut berpartisipasi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Mengingat karya-karya tulis kita akan menjadi sumber pengetahuan serta sumber inspirasi bagi masyarakat luas untuk hidup lebih maju.

Dari sini, kita akan dianggap sebagai pehlawan bangsa yang tidak bersenjatakan pedang, melainkan pena. Senjata paling tajam di dalam menyampaikan gagasan-gagasan positif kita di dalam turut memperbaiki nasib bangsa dan negara yang tengah dalam keterpurukannya. (SWA)

Semoga bermanfaat. Haturnuhun 🙂


What's Your Reaction?

Sebel Sebel
0
Sebel
Kaget Kaget
0
Kaget
Suka Suka
0
Suka
Bahagia Bahagia
0
Bahagia
Sedih Sedih
0
Sedih
Bingung Bingung
0
Bingung
Marah Marah
0
Marah
Admin

desainart.net dibangun pada tahun 2018 dengan harapan dapat menjadi media alternatif yang menginspirasi khususnya kaum milenial. desainart berawal dari sekumpulan orang yang sedang berusaha tidur teratur dan sedang berlajar menjadi muslim yang baik.

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *