Antara Filosofi dan Horrosophy

Apa yang berkembang di atas tubuh bangsa ini adalah realitas meleburnya dua entitas yang sesungguhnya tidak bisa disatukan itu, semacam kontradiksi logis.


DESAINART- Apakah mungkin secara filosofis menyatukan dua ide, konsep, gagasan, ideologi, prinsip, sistem atau paradigma yang sesungguhnya satu sama lain bertentangan secara diameterikal. Apakah mungkin menyatukan sifat-sifat kebaikan dengan keburukan, kesucian dengan kejahatan, kebijaksanaan dan kebrutalan, kebenaran dengan tipu daya, kearifan dan kemurkaan, iblis dengan malaikat, tanpa terjebak di dalam sebuah kontradiksi logis?

Tidak ada yang tidak mungkin di Indonesia. Apa yang berkembang di atas tubuh bangsa ini adalah realitas meleburnya dua entitas yang sesungguhnya tidak bisa disatukan itu, semacam kontradiksi logis. Filsafat (philosophy) secara konvensional diartikan sebagai cinta kebijaksanaan atau pencarian pengetahuan sehingga kata kebijaksanaan (wisdom) dan kebenaran (truth) aslinya merupakan esensi dari filsafat.

Akan tetapi, ketika pengetahuan dan kebijaksanaan menjadi fondasi (filosofis) dari berbagai hal yang bertentangan dengan pengetahuan dan kebijaksanaan itu sendiri (kekerasan, kekacauan, keberutalan, kecabulan, erotisme, kepalsuan, penipuan, dusta) yang kita temukan adalah dunia yang di dalamnya kebenaran (pengetahuan) bersekutu dengan kepalsuan, informasi bersenyawa dengan penipuan.

Kini kita hidup diantara dua dunia kontradiktif tersebut: antara kebijaksanaan dan keberutalan, antara kemuliaan dan kesadisan, antara kesucian dan kebohongan, antara kebenaran dan kepalsuan, antara eros dan thanatos, antara philo dan horror, antara philosophy dan horrosophy. Inilah sebuah dunia yang di dalamnya segala sesuatu mengambil alih energi dari sesuatu yang berlawanan dengan dirinya sendiri dan berpretensi seakan-akan sesuatu itu sendiri. Energi keburukan yang mengambil energi kebaikan, energi kepalsuan yang mencuri energi kebenaran, dan energi horror yang merampas energi sophos.

Di dalam sunia semacam itu yang berkembang adalah berbagai sophos (kebijaksanaan, pengetahuan, ilmu) yang di dalamnya terkandung kontradiksi logis – horrosophy, chaosophy, libidosophy, dan pseudosophy. Berbagai pemikiran, pengetahuan, ide, gagasan, teori, taktik, strategi, teknik, dan manajemen dalam rangka menciptakan berbagai bentuk peristiwa menakutkan dan mengerikan telah dikembangkan. Tujuan utamanya adalah menciptakan kehancuran, ketakutan, kerusakan, dan keputusasaan- horrosophy. 

Berbagai ide, gagasan, tanda, citra, tema, komposisi, teknik, gaya, mode, pose dan trik-trik visual telah dikembangkan dalam rangka menciptakan kesenangan, kepuasan, keterpesonaan voyeurisme (kesenangan melihat), dan fetishism yang mengeksplorasi dan mengeksploitasi semaksimal mungkin berbagai potensi libido, tanda-tanda tubuh, dan kepuasan puncak hasrat.

Berbagai potensi tubuh (pinggul, paha, bibir, mata, betis, dada) sieksplorasi sebagai tanda-tanda (sign) dalam rangka menciptakan kebijaksanaan tubuh, kebenaran hasrat, atau komodifikasi kesenangan – libidosophy. 

Pengetahuan, gagasan, ide, teknologi tipu daya, dusta, kesemuan, kepalsuan, topeng-topeng, kamuflase, simulacrum, virtualitas, dan disinformasi telah digelar (pengadilan palsu, pemilihan semu, simulacrum teror) dalam rangka menciptakan kesadaran palsu (false consciousness industry) telah memproduksi berjuta kesadaran palsu yang menjauhkan masyaraat dari kebenaran – pseudosophy. 

Berbagai strategi, taktik, konsep, ide persuasi, provokasi telah diciptakan lengkap dengan berbagai aktor yang beroperasi dalamnya untuk menciptakan kekacauan, kekerasan, dan turbulensi sosial (sosial disorder). Mesin-mesin kekacauan ini telah mengkronstruksi berbagai teater teror, kerusuhan, pembantaian, pembakaran, dan penjarahan sehingga menciptakan berbagai situasi chaos, ketidakberaturan, dan kekacauan – chaosophy. 


What's Your Reaction?

Sebel Sebel
0
Sebel
Kaget Kaget
0
Kaget
Suka Suka
0
Suka
Bahagia Bahagia
0
Bahagia
Sedih Sedih
0
Sedih
Bingung Bingung
0
Bingung
Marah Marah
0
Marah
Hamdan Haqiqi

Bukan siapa-siapa, dan tidak punya pengaruh apa-apa, hanya manusia yang sedang berusaha berkarya. Mari saling sapa, bertukar kata dan berbincang tentang banyak hal dengan seksama.

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *