Adab Ketika Makan

Sangat banyak hadits-hadits yang menerangkan tentang masalah adab, yang menunjukkan bahwa Islam sangat memperhatikan masalah tersebut. Karena demikian pentingnya masalah adab, sehingga seorang suami berkewajiban untuk mengajarkan kepada keluarganya adab dan ilmu agama.


Hallo para pembaca blog Desain Art, semoga kita semua selalu diberikan kemudahan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Aamiin. 

Pada postingan kali ini, saya akan membagikan artikel singkat tentang Adab ketika kita sedang makan sesuai perintah oleh Allah SWT yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW. Pertama yang harus kita sepakati terlebih dahulu adalah, bahwa Tuhan memerintahan kepada orang-orang yang beriman (yang tidak beriman alias tidak percaya tidak berlaku ya), agar mereka memakan makanan yang halal dan baik sesuai dengan rezekinya masing-masing.

“Dan makanlah makanan yang halal lagi baik dari apa yang Allah telah Allah rizkikan kepada kalian, dan bertaqwalah kepada Allah yang kalian beriman kepadaNya.” (Q.S. Al-Ma’idah ayat 88).

Nah diantara bentuk atau implementasi rasa syukur kita terhadap nikmat yang telah Allah berikan dalam bentuk makanan kepada kita adalah dengan melaksanakan adab-adab ketika makan. Mari kita perhatikan adab-adab ketika makan, diantaranya:

Pertama, Duduk Ketika Makan

Taukah kita, bahwa duduk yang terbaik ketika makan adalah seperti duduk ketika duduk diantara dua sujud dalam shalat. Karena inilih yang dicontohkan oleh Rasululah SAW sebagaimana yang diriwayatkan dari Abdullah bin Busr r.a. ia berkata:

“Aku memberikan hadiah kepada Nabi SAW (daging) kambing. Lalu beliau langsung melipat kakinya (dan) makan. Seorang badui bertanya, “Duduk apa ini?” Rasulullah menjawab “Sesungguhnya Allah menjadikanku hamba yang mulia dan tidak menjadikanku seorang yang sombong dang angkuh” (HR. Ibnu Majah: 3263 Hadits ini dihasankan oleh Syaikh Al-Albani r.a. dalam Shahihul Jami’: 1740).

Kedua, Menghindari Makanan yang Masih Panas

Adab kedua yang perintahkan oleh Allah ketika makan adalah menghindari makanan yang masih panas. Hal ini sebagaimana yang diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a., ia berkata:

“Janganlah memakan makanan hingga telah hilang asapnya”. (HR Baihaqi Juz 7: 14408. Atsar ini disahihkan oleh Syaikh Al-Albani r.a. dalam Irwa’ul Ghalil: 1978).

Ketiga, Tidak Meniup Makanan dengan Nafas

Selanjutnya, kita tidak diperkenankan meniup makanan dengan nafas, karena ada beberapa alasan. Pertama, membuka peluang kontaminasi virus dan bakteri. Kedua, Alasan kesehatan. Uap air yang bereaksi dengan CO2 atau gas karbondioksida yang keluar dari mulut, akan membentuk senyawa asam karbonat (carbonic acid). Karena bersifat asam, hal ini bisa memicu ketidakseimbangan pH dalam darah. (Meski hal ini masih dalam perdebatan para ahli). Yang ketiga, meniup makanan dianggap sesuatu atau perilaku yang tidak atau kurang sopan.

Diriwayatkan dari Abdullah bin Abu Qatadah, dari bapaknya r.a.: “Bahwa Nabi melarang bernafas di dalam wadah (makanan)” (HR. Muslim Juz 1: 267.

Keempat, Dianjurkan Makan Bersama

Nah, kita juga dianjurkan makan bersama lho. Hal ini adalah sesuatu yang dicintai oleh Allah SWT dan dianjurkan oleh Rasulullah karena dapat mendatangkan keberkahan.

Salah seorang sahabat bertanya kepada Rasulullah, “Wahai Rasulullah, sesungguhnya kami makan, tetapi tidak pernah merasa kenyang” Rasulullah bersabda “Mungkin kalian makan sendiri-sendiri” Mereka menjawab. “Ya” Rasulullah bersabda:

“Kumpulkanlah makanan-makanan kalian dan bacalah nama Allah, niscaya Allah akan memberikan keberkahan kepada kalian pada makanan (tersebut).” (HR. Ibnu Majah: 3286 Hadits ini dihasankan oleh Syaikh Al-Albani ra. dalam Shahihul Jami’: 142.

Kelima, Membaca Basmalah dan Berdo’a

Kita sebagai seorang muslim hendaknya membaca Basmalah terlebih dahulu sebelu memulai makan. Dan jika ia lupa membaca basmalah pada permulaan makannya, maka hendaknya ia mengucapkan:

بِسْمِ اللَّه فِي أَوَّله وَآخِره

“Dengan nama Allah, di awal dan di akhirnya”. (HR. Ibnu Majah: 3286. Hadits ini dihasankan oleh Syaikh Al-Albani r.a. dalam Shahihul Jami’ : 142.

Keenam, Makan dan Minum dengan Tangan Kanan

Adab yang tidak kalah penting tapi sering kita lupa dalam hal ini adalah makan dan minum menggunakan tangan kanan. Wajib bagi setiap muslim untuk makan dan minum dengan tangan kanannya. Sebagaimana diriwayatkan dari Umar bin Abi Salamah r.a. ia berkata:

Aku dahulu adalah seorang anak yang berada dalam pemeliharaan Rasulullah, dan tanganku terburu-buru masuk ke dalam nampan. Maka Rasulullah bersabda kepadaku “Wahai anak, Bacalah bismillah, makanlah dengan tangan kananmu, dan makanlah yang dekat denganmu”. (HR. At-Tirmidzi juz 5: 3455. Hadits ini disahihkan oleh Syaikh Al-Albani dalam Shahihul Sunan Tirmidzi).

Ketujuh, Memulai Makan dari Pinggir Piring

Adab selanjutnya adalah memulai makan dari pinggir piring, hal ini dapat mendatangkan keberkahan pada makanan. Diriwayatkan dari Ibnu Abbas ra. ia berkata, Rasulullah bersabda:

“Jika dihidangkan makanan, maka ambilah dari pinggirnya dan akhirkanlah tengahnya. Karena keberkahan turun di tengahnya” (HR. Ibnu Majah: 3277. Hadits ini disahihkan oleh Syaikh Al-Albani dalam Shahihul Jami: 829).

Kedelapan, Membersihkan Jari-Jemari

Apabila kita telah selesai makan, kita dianjurkan membersihkan jari-jemari dengan mulutnya sebelum mencuci tangan. Diriwayatkan dari Ibnu Abbas ia berkata, Rasulullah bersabda:

“Jika salah seorang diantara kalian telah selesai makan, maka janganlah ia mencuci tangannya hingga ia membersihkannya (dengan mulutny) atau dibersihkan (oleh orang lain)” (HR. Muslim Juz 3: 2031).

Kesembilan, Berdo’a Setelah Selsai Makan

Ketika selesai makan, kita disunnahkan untuk membaca do’a sebagai berikut:

اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِيْنَ اَطْعَمَنَا وَسَقَانَا وَجَعَلَنَا مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ

Artinya : “Segala puji milik Allah, Dzat yang memberi kami makan dan minum serta menjadikan kami termasuk golongan orang-orang yang berserah diri”

Demikian artikel singkat tentang adab ketika makan. Semoga bermanfaat.


What's Your Reaction?

Sebel Sebel
0
Sebel
Kaget Kaget
0
Kaget
Suka Suka
1
Suka
Bahagia Bahagia
0
Bahagia
Sedih Sedih
0
Sedih
Bingung Bingung
0
Bingung
Marah Marah
0
Marah
Desainart Project
Kita akan bersama dalam waktu yang lama, entah seberapa lama. Namun kita tak akan berpisah sebelum kata terakhir tuntas kita eja dengan seksama. Selamat Membaca !

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *