4 Tahap Proses Perancangan Desain Grafis


DESAINART- Hallo sobatart, pada postingan kali ini kita akan membahas tentang bagimana tahapan-tahapan dalam dunia desain grafis. Akan tetapi kita akan membahasnya dengan cara yang sederhana dan sangat sering terjadi di lapangan. Tidak menggunakan teori apapun hanya kebiasaan saya aja kalau desain seperti ini. Jadi jangan langsung percaya, baiknya sobat cari referensi lain yang lebih matang secara teori.

Tapi jika sudah terlanjur buka postingan ini, sebaiknya sobat tuntaskan alias di baca sampai selesai, barangkali ada sedikit faedah saja dari postingan ini. Kan eman (kasihan dalam bahasa Jawa) kuotanya kalau habis buka langsung tutup lagi hehe

Baik, dalam proses perancangan desain grafis ada beberapa langkah yang biasanya saya lakukan, pertama cari konsep atau ide gagasan. Kedua, pilih media yang tepat, ketiga eksekusi dan keempat produksi (ini hanya opini saya secara pribadi saja, boleh berbeda kok). Mari kita bahas satu per satu :

Konsep Ide

Konsep itu biasanya hasil dari pemikiran yang menentukan tujuan, kelayakan, dan sasaran yang akan dituju. Sementara yang diperlukan untuk membangun konsep yang baik adalah ide-ide kreatif. Dan ide-ide kratif akan dihasilkan dari membaca literatur dan banyak diskusi dengan para desainer lainnya sehingga punya wawasan yang luas dan terbuka.

Memilih Media yg Tepat

Nah, untuk mencapai keriteria yang sesuai dengan sasaran yang dituju. Kita perlu tahu, media apa yang akan kita gunakan untuk mencapai tujuan dengan efektif. Media ini bisa berupa cetak, elektronik dll. Misal, kita akan mengedit foto maka kita perlu media aplikasi Adobe photosop.

Eksekusi

Dalam eksekusi kita harus memahami tugas dari seorang desainer. Tugas seorang desainer adalah menggabungkan data informatif dan data estetis menjadi satu kesatuan yang utuh. Tapi ingat tujuan desain grafis adalah untuk mengkomunikasikan karya visual. Oleh karena itu, jangan sampai estetik mengorbankan pesan atau informasi.

Selain itu, dalam proses eksekusi ini diperlukan juga revisi untuk mengetahui sudah sesuai tidaknya hasil eksekusi dengan apa yang sudah direncanakan dan atau perubahan lainnya. Dalam melalui proses revisi ini, sikap dan mentalitas seorang desainer grafis sangat menentukan keberhasilan proses.

Produksi

Setelah desain selesai di eksekusi, sebaiknya lebih dahulu di proofing (print preview hasil cetak mesin sebelum diperbanyak). Hal ini tentu bertujuan untuk memastikan kesesuaian warna dalam komputer dan hasil cetak. Jika tidak ditemukan kesalahan, desain siap diperbanyak.

Demikian artikel tentang perancangan desain secara singkat dan sederhana. Ingat jangan dipercaya ya, cukup dipraktekan aja (heuheu). Haturnuhun sudah mampir, semoga bermanfaat !


DESAINART

Kami tidak bermaksud menampilkan data valid atau informasi lengkap, sekedar berbagi sedikit faedah saja (jika ada)

What's Your Reaction?

Kaget Kaget
0
Kaget
Suka Suka
0
Suka
Bahagia Bahagia
0
Bahagia
Sedih Sedih
0
Sedih
Bingung Bingung
0
Bingung
Marah Marah
0
Marah

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *